Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Slamet Nurdin mengatakan, sebenarnya Pemprov DKI Jakarta tidak bermasalah soal keuangan. Namun pengadaan bus TransJakarta terhambat oleh syarat tender yang memang ketat.
"Untuk memenuhi syarat peserta tender minimal tiga merek itu tidak mudah. Jadi kadang-kadang harus tender ulang," kata politisi PKS itu saat berbincang dengan detikcom, Selasa (3/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau nggak sesuai aturan, nanti bisa kena pasal korupsi. Makanya lama, harus memenuhi syarat dulu," katanya.
Selain tender, kesulitan pengadaan bus juga karena lamanya pemesanan armada ke luar negeri. "TransJakarta itu kan spesifikasinya khusus, jadi pemenang tender itu juga tidak ready stock. Kalau dia menang baru pesan," katanya.
"Jadi kan lama lagi tuh sampainya ke sini," kata Slamet.
(ken/fay)











































