Penambahan Armada Bukan Solusi Cepat untuk Cegah Pelecehan

Pelecehan di TransJ

Penambahan Armada Bukan Solusi Cepat untuk Cegah Pelecehan

- detikNews
Selasa, 03 Agu 2010 14:14 WIB
Penambahan Armada Bukan Solusi Cepat untuk Cegah Pelecehan
Jakarta - Salah satu hal yang direkomendasikan untuk mengatasi pelecehan seksual di bus TransJakarta adalah penambahan armada. Namun solusi ini tidak mudah dilakukan karena pengadaan bus khusus itu tidak mudah.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Slamet Nurdin mengatakan, sebenarnya Pemprov DKI Jakarta tidak bermasalah soal keuangan. Namun pengadaan bus TransJakarta terhambat oleh syarat tender yang memang ketat.

"Untuk memenuhi syarat peserta tender minimal tiga merek itu tidak mudah. Jadi kadang-kadang harus tender ulang," kata politisi PKS itu saat berbincang dengan detikcom, Selasa (3/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Slamet mengatakan, pihak Pemprov DKI memang tidak bisa begitu saja melakukan tender. Salah-salah, pengadaan bus TransJakarta bisa dipersoalkan secara hukum.

"Kalau nggak sesuai aturan, nanti bisa kena pasal korupsi. Makanya lama, harus memenuhi syarat dulu," katanya.

Selain tender, kesulitan pengadaan bus juga karena lamanya pemesanan armada ke luar negeri. "TransJakarta itu kan spesifikasinya khusus, jadi pemenang tender itu juga tidak ready stock. Kalau dia menang baru pesan," katanya.

"Jadi kan lama lagi tuh sampainya ke sini," kata Slamet.

(ken/fay)


Berita Terkait