Pria berusia 49 tahun itu adalah warga Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Dia jauh-jauh datang ke Gedung Dewan agar bisa menemui Ketua DPR Marzuki Alie guna mengungkapkan kekecewaannya terhadap Bupati Ogan Ilir Mawardi Yahya.
"Pak tolong kami, Pak. Saya ini warga Ogan Ilir, saya mau mengadukan Bupati Ogan Ilir karena gaji ke-13 PNS di sana belum dibayar. Padahal katanya dia janji mau bayar. Bagaimana PNS anak istrinya kalau belum ada gaji itu," teriak pria bernama Hendri itu histeris di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/8/2010) pukul 12.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hendri, Bupati Ogan Ilir telah melakukan korupsi Rp 18 miliar sehingga merugikan warganya. Karena tidak kunjung menghentikan aksinya, 7 Pamdal DPR menggotong pria tersebut secara paksa untuk dibawa ke Pos Polisi yang terletak di depan Gedung DPR. Karena melakukan perlawanan, kemeja Hendri terbuka dan celana panjang hitamnya sedikit melorot.
(vit/fay)










































