Dr Thomas: Ledakan di Matahari Hanya Kecil, Tak Ganggu Satelit

Dr Thomas: Ledakan di Matahari Hanya Kecil, Tak Ganggu Satelit

- detikNews
Selasa, 03 Agu 2010 11:55 WIB
Dr Thomas: Ledakan di Matahari Hanya Kecil, Tak Ganggu Satelit
Jakarta - Peneliti senior dari Lapan Dr Thomas Djamaludin menegaskan tidak ada tsunami Matahari yang terjadi akibat ledakan di Sang Surya yang terjadi awal bulan ini. Berita tsunami Matahari di media asing hanya dilebih-lebihkan.

"Itu perlu diluruskan. Memang ada ledakan, tapi skalanya kecil, tidak akan berpengaruh banyak pada Bumi. Berita itu hanya dilebih-lebihkan," ujar Thomas saat berbincang dengan detikcom, Selasa (3/8/2010).

Ledakan di Matahari terjadi pada 1 Agustus pukul 16.00 WIB. Meski ledakannya cukup besar, namun skalanya hanya C2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"C2 itu ledakan kelas kecil," kata Thomas.

Thomas mengatakan, ledakan dengan golongan kelas C, tidak akan berpengaruh banyak pada Bumi. Akibat yang mungkin terjadi hanya munculnya aurora (percikan cahaya di kutub) dan gangguan orbit satelit.

"Yang terganggu hanya orbitnya saja, tidak akan berpengaruh," kata Thomas.

Thomas yakin ledakan kali ini tidak akan berpengaruh banyak karena pihak NASA tidak memberikan peringatan apa-apa. Menurutnya, NASA hanya menginformasikan adanya ledakan di Matahari.

Ledakan dengan skala besar, kata Thomas, pernah terjadi pada 28 Oktober 2003 dengan skala X atau ekstrem. Saat itu, satelit di Bumi memang terganggu.

"Kalau ledakan paling besar biasanya diberi kode X kalau hanya menengah M," kata Thomas.

(ken/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini