Menurut Dirut PLN Dahlan Iskan, alat berat tersebut dimiliki oleh kontraktor asal Jepang yang sedang menjalankan proyek penambahan daya di PLTGU Muara Karang.
"Alat berat kontraktor asal Jepang menghantam instalasi Muara Karangย menyebabkan Jakarta masih kehilangan daya 700 megawatt," kata Dahlan kepada detikcom, Selasa (3/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya, sebagian wilayah Jakarta yang dicover oleh PLTGU Muara Karang mengalami pemadaman listrik. "Jadi sekarang ada wilayah Jakarta mati lampu. Karena hantaman alat berat itu membuat seluruh pembangkit mati total. Kejadiannya 15 menit yang lalu," jelasnya.
(mad/nrl)











































