Canangkan Maluku Lumbung Ikan, SBY Tekankan Pembangunan Bahari

Sail Banda 2010

Canangkan Maluku Lumbung Ikan, SBY Tekankan Pembangunan Bahari

- detikNews
Selasa, 03 Agu 2010 08:37 WIB
Ambon - Presiden SBY secara resmi mencanangkan Maluku sebagai lumbung ikan nasional. Dia juga mendorong para generasi muda untuk meningkatkan karakter bahari.

SBY menyampaikan hal ini saat berpidato dalam acara puncak Sail Banda 2010 di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Selasa (3/8/2010). SBY menyampaikan pidato selama 20 menit.

"Saya mendukung gerakan Maluku sebagai lumbung ikan nasional," kata SBY yang disambut tepuk tangan para undangan yang hadir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY juga menyampaikan tekadnya bahwa pemerintah akan terus menerus meningkatkan pembangunan kelautan dan perikanan. Sebab, Indonesia sangat kaya akan sumber daya laut yang tersebar di wilayah Indonesia.

"Kita juga harus meningkatkan keamanan laut. Jangan ada lagi pencurian ikan dan hasil laut lainnya," jelas SBY.

Di dalam laut Indonesia, kata SBY, terkandung kekayaan yang luar biasa banyak. Selain ikan dan biota laut, juga ada cadangan minyak dan gas yang sudah saatnya dipergunakan untuk kepentingan rakyat banyak. "Tapi, kita harus tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kelestarian alam," ujar dia.

Menurut SBY, Sail Banda 2010 merupakan momentum penting bagi masyarakat Indonesia terhadap kesadaran sumber daya laut. SBY juga menyampaikan tema Sail Banda 2010 'Small Islands for Our Future' sangat tepat.

SBY menyampaikan alasan mengapa Maluku dipilih setelah Sail Bunaken 2009 lalu. "Pemilihan Maluku tepat, karena kepulauan Maluku memiliki penorama yang indah dan banyak pulau. Maluku juga punya biota laut yang indah, yang bisa menjadi surga para penyelam," kata SBY.

Pada kesempatan itu, SBY juga memerintahkan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan produksi kelautan dan perikanan. "Semoga kita bisa menjadi tuan rumah sendiri untuk industri kekayaan laut kita dengan dibarengi armada kelautan yang kuat," harap SBY.


 

(asy/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini