"Saya tidak mau ini jadi kontradiktif. Kalau saya pribadi melihat, saya tidak terlalu perlu adanya rumah aspirasi. Ini pendapat saya pribadi. Saya pribadi menganggap, networking partai di daerah itu bisa menyalurkan apa yang menjadi aspirasi rakyat," kata Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/8/2010).
Menurut Pramono, soal bagaimana aspirasi dari bawah itu bisa ditangkap dengan baik tergantung dari usaha anggota Dewannya yang sudah menikmati dan mendapat banyak gaji dan tunjangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika memang harus dipaksakan ada rumah aspirasi, seyogyanya usulan itu direalisasikan per kota saja. "Satu dapil itu kan ada empat atau lima kota/kabupaten, dan itu cukup. Sehingga kalau ada penyaluran aspirasi seseorang katakanlah tidak perlu satu orang mau mendirikan di mana." imbuhnya.
(yid/nrl)











































