Contohnya saat hendak masuk Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, yang menjadi puncak acara Sail Banda 2010, Selasa (3/8/2010). Beberapa personel pengamanan Kodam Pattimura langsung menegur.
"Mana tanda pengenalnya," ujar mereka, Senin (2/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ternyata menurut para petugas itu, ada aturan baru yang diberlakukan. Semua kartu pengenal harus dicap oleh Kodam Pattimura. Hal ini jelas menjadi masalah. Karena semua rombongan dari Jakarta, termasuk para pejabat Kementerian dan panitia, tidak mengetahui hal ini. Karena sampai kemarin malam tidak ada pemberitahuan apa pun soal aturan cap ini.
"Kita tidak ingin kecolongan. Kalau tidak ada cap Panglima Kodam Pattimura, tidak
boleh masuk," ujar mereka.
Ketidakjelasan informasi soal aturan ini membuat panitia dan peliput kelimpungan. Mereka pun sibuk mengumpulkan kembali kartu pass Sail Banda untuk dicap. Bukan perkara mudah, karena sebagian peserta, panitia dan peliput ada yang masih berada di Banda Naira, atau meninjau misi kemanusiaan yang lokasinya terpencar-pencar.
"Ah, ruwetnya pengamanan kalau ada Presiden," keluh seorang peserta.
(rdf/nrl)











































