"Adanya Satgas kita harapkan mampu menghemat waktu tempuh 30%. Kecepatan bertambah 25%, sehingga kita harapkan penumpang menjadi bertambah," ujar Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta, Udar Pristono.
Hal ini ia sampaikan usai memberikan pengarahan dalam apel siaga Satgas Sterilisasi Busway di lapangan Parkir Timur Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/8/2010).
Menurut pria yang akrab disapa Pris ini, Satgas akan beroperasi dalam dua shift. Shift pertama pukul 06.00-14.00 WIB dan shift kedua pukul 14.00-22.00 WIB.
Satgas nantinya akan menilang pengendara yang memasuki jalur TransJ. "Penyetopan tidak akan membuat macet karena akan kita lakukan di jalur arteri yang non busway," terangnya.
Satgas tersebut nantinya akan ditempatkan putaran dan perempatan yang merupakan titik masuknya penerobos jalur transJ.
Adanya Satgas juga diharapkan mampu mengefektifkan kembali "Park and Ride" yang mulai ditinggalkan masyarakat akibat tidak sterilnya busway di Ibukota.
"Di Ragunan kita sediakan dengan daya tampung 400 motor lebih, Kalideres 200 motor lebih dan di Kampung Rambutan juga ada," tutupnya. (her/fay)











































