"Yang masuk pasti kita tilang, sesuai ketentuan Undang-undang lalu lintas," ujar pria yang akrab disapa Foke ini usai menjadi Irup dalam apel siaga Satgas Sterilisasi Busway di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/8/2010).
Menurutnya, Satgas tidak akan memberikan toleransi bagi siapapun yang memasuki jalur TransJ, termasuk pejabat sekalipun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foke juga menegaskan Satgas tidak sekedar membersihkan jalur TransJ, tetapi juga menertibkan parkir liar di badan jalan yang menimbulkan kemacetan di beberapa koridor busway.
"Ini akan kita atasi juga seperti di sekitar Gajah Mada - Hayam Wuruk, di Jl Kiai Tapa, Daan Mogot, sehingga bisa mengurangi kemacetan," tambahnya.
Satgas Sterilisasi Busway memiliki 486 anggota yang merupakan gabungan dari Dinas Perhubungan DKI, Kepolisian, Garnisun dan Satpol PP. Satgas yang akan beroperasi hingga akhir tahun ini, sementara akan membersihkan jalur TransJ di empat koridor yakni di Koridor I (Blok M - Kota), Koridor III (Kalideres - Harmoni), Koridor V (Kampung Melayu - Ancol) dan Koridor VI (Ragunan - Dukuh Atas)."Diharapkan dengan adanya Satgas ini waktu tempuh bus TransJakarta akan lebih cepat sehingga masyarakat beralih ke TransJakarta," tutup Foke. (her/nrl)











































