Pengamatan detikcom, Senin (2/8/2010), busway koridor VI (Ragunan-Kuningan-Dukuh Atas) masih diserobot beberapa pemotor dan pengendara mobil.
Pemotor dan pengendara mobil nekat masuk mulai dari putaran di depan Gedung Inti Fauzi dan depan RS JMC, Jakarta Selatan.
3 Personel Kepolisian yang berjaga-jaga tepat di perempatan depan Total Buah Segar menindak pengendara nakal. 5 Pemotor dan 1 pengendara mobil ditilang. Ada juga pengendara yang lolos ditilang. Mereka memilih memutar balik kendaraannya.
Husni Mubarok, pengendara mobil CRV warna hitam ini yang ditilang mengaku tidak tahu ada sterilisasi busway.
"Saya tidak tahu sosialisasi sterilisasi. Pemerintah seharusnya lebih gencar sosialisasi. Lagipula, kebutuhan jalan dan beben kendaraan tidak sebanding. Itu yang membuat masyarakat tetap ngotot memakai jalur busway," papar pegawai Depkum HAM ini.
Satgas sterilisasi busway mulai beroperasi 2 Agustus 2010. Satgas ini terdiri dari Dinas Perhubungan DKI, polisi, Satpol PP, dan Garnisun.
Satgas bertugas membersihkan busway di empat koridor, yakni koridor I (Blok M-Kota), koridor IV (Pulogadung-Dukuh Atas 2), koridor V (Kampung Melayu-Ancol), dan koridor VI (Ragunan-Kuningan-Dukuh Atas).
(aan/nrl)











































