"Ya nggak apa-apa. Penggantinya harus yang punya jiwa reformis, bahkan yang mendukung pemberantasan mafia hukum, bahkan di institusi Polri itu sendiri," kata Zaenal saat berbincang dengan detikcom, Senin (2/8/2010).
"Tapi setahu saya, Herman termasuk salah satu orang yang mendukung pemberantasan mafia hukum," lanjutnya.
Meski demikian, alasan mundurnya Herman perlu dipertanyakan. "Kalau alasannya institusional, harus dipertanyakan," katanya.
Namun jika hanya berbeda pendapat dengan Sekretaris Satgas, Denny Indrayana, Herman seharusnya tidak perlu mundur. "Kalau cuma berbeda pendapat kan biasa," katanya.
Lebih jauh Zaenal mengungkapkan, anggota Satgas dari anggota Polri masih diperlukan sepanjang fungsinya untuk koordinasi. "Kalau untuk koordinasi, sebaiknya ada koordinasi.Berbeda kalau kewenangannya supervisi," ungkapnya. (mei/anw)











































