Duo bintang tamu ini juga yang membuat masyarakat Wina berbondong-bondong menyaksikan acara 17-an yang dikemas dengan aktivitas olahraga bersama. Bahkan sebelumnya digelar tarian poco-poco bersama bule serta pertandingan sepakbola persahabatan yang memanfaatkan areal lapangan sepakbola.
Acara yang difasiltasi oleh KBRI PTRI Austria ini khusus mendatangkan Aming dan Delon agar kemeriahan 17-an lebih terasa. Aksi kocak tarian dan nyanyian Aming serta dandanan ala Madonna-nya membuat masyarakat Wina tak henti hentinya tertawa. Meski sebagian masyarakat Indonesia yang telah lama bertahun-tahun menetap di Austria tak mengenal ketokohan Aming maupun Delon, mereka seketika akrab dan langsung berburu foto dengan Aming dan Delon. Setidaknya 7 lagu dibawakan oleh Delon yang juga berkolaborasi dengan para penyanyi Indonesia yang lain.
Sang bintang lain dalam pesta 17-an ini adalah Duta Besar Puja (Duta Besar Indonesia untuk Austria, Slovenia) yang membawakan satu buah tarian Bali yaitu tari Topeng. Masyarakat Indonesia pun tampak terkejut bahwa penari adalah sang duta besar. Selain dihadiri masyarakat Wina, beberapa undangan kehormatan dari kedutaan dan diplomat juga ikut berpartisipasi memeriahkan acara 17-an ini. Sebagaimana yang lain, di acara 17-an ini juga menjadi ajang penampilan kebudayaan tanah air seperti tarian daerah, kolaborasi band dan gamelan anak-anak.
Suara emas dari Delon menutup acara sepanjang 6 jam non stop ini. Dan sebagai gong, diakhir acara, sebuah undian memenangkan tiket gratis Wina-Jakarta-Wina diumumkan.
Menghadirkan artis ibukota kali ini tak hanya bertujuan untuk menghibur dan memeriahkan acara kemerdekaan. Diharapkan, masyarakat Indonesia yang telah lama tinggal di luar negeri tetap terkoneksi dengan Indonesia. Selain itu, dengan menyelenggarakan di tempat yang terbuka seperti di areal lapangan sepakbola, masyarakat luar bisa langsung mengapresiasi kekayaan budaya Indonesia. Dirgahayu Indonesia!
(anw/anw)











































