"Akan ada pemberian kupon. Memang harus diolah terlebih dahulu karena
takut salah sasaran. Ini belum terbaik, ini baru alternatif. Sekarang
dibantu Kemendagri, mereka punya infrastruktur sampai desa," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono disela-sela persiapan pembukaan Sail Banda di Ambon, Minggu (1/8/2010).
Menurutnya, langkah itu ditempuh setelah perbedaan harga yang mencolok
antara elipiji 3 kilo dan 12 kilo tidak bisa diredam. Perbedaan harga itu disinyalir menjadi sebab maraknya pengoplosan gas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidaklah. Ini ada masalah karena ada yang mengoplos. Kita tidak boleh menyerah. Izin perusahaan yang nakal sudah kita cabut. Bukan kita menghentikan programnya tetapi kita diperbaiki," kata menteri dari Partai Golkar tersebut.
(nal/nal)










































