Pantauan detikcom, Azwan berjalan didampingi dengan 20-an relawan dari LBH Jakarta, Jl Mendut, Jakarta, Jumat (30/7/2010), pukul 16.00 WIB.
Azwan mengaku akan tetap menunggu di Istana sampai benar-benar ada respons. Azwan ingin bertemu dengan SBY untuk meminta hukum ditegakkan terkait kematian anaknya karena kasus tabrak lari oleh oknum polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Azwan mengatakan, selama berjalan kaki 22 hari, dua kuku kakinya sekarang hampir copot. "Kulit kaki sudah kapalan. Saya akan terus jalan minta keadilan," tegasnya.
Sebelumnya Azwan rela berjalan kaki dari Malang untuk meraih simpati dan ingin bertemu Presiden SBY. Anaknya, Rifki Andika (7), tewas akibat kecelakaan yang melibatkan Kompol Joko Sumantri.
Namun, proses hukum atas kasus itu berjalan sangat lamban, sehingga tersangka baru disidangkan setelah 15 tahun kemudian alias pada 2008 lalu.
Di ujung keputusannya, hakim membebaskan Joko dari segala dakwaan. Alasan hakim, kasus tabrakan yang merenggut nyawa Rifki itu telah kadaluwarsa.
Sebelumnya Azwan juga sudah pernah melakukan aksi mogok makan di Monas pada 2009 lalu. (gus/ken)











































