Park and Ride di Ragunan Sepi Penitipan Kendaraan Bermotor

Park and Ride di Ragunan Sepi Penitipan Kendaraan Bermotor

- detikNews
Jumat, 30 Jul 2010 15:56 WIB
Park and Ride di Ragunan Sepi Penitipan Kendaraan Bermotor
Jakarta - Jakarta sudah memiliki area Park and Ride sebagai salah satu solusi macet. Area tersebut terletak di kawasan Kebun Binatang Ragunan. Namun, dari luas area yang disediakan hanya beberapa kendaraan roda dua saja yang memenuhi kawasan tersebut.

Banyak orang tidak begitu mengenal istilah Park and Ride yang terletak di pintu masuk utara Kebun Binatang Ragunan. Ketika detikcom menanyakan kepada petugas loket, mereka tidak mengenal istilah yang dimaksudkan itu.

"Di sini tahunya parkir busway," kata salah seorang penjaga loket kepada detikcom, Jumat (30/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Parkir yang dimaksudkannya adalah tempat para pengendara roda dua dan empat menitipkan kendaraannya. Lalu mereka melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan massal bus TransJakarta ke tempat yang dituju. Jarak dari area parkir menuju halte bus TransJ sekitar 200 meter.

Petugas tersebut menuturkan, mayoritas pengguna jasa penitipan motor adalah para pemotor. Dia mengetahui para pemotor sebagai pengguna jasa penitipan kendaraan ketika transaksi loket.

"Kita tanya dulu, apakah mereka pengunjung atau parkir busway," ujarnya.

Untuk biaya jasa penitipan, pihak kebun binatang menerapakan biaya cukup terjangkau, Rp 3 ribu untuk sekali penitipan yang dibatasi sesuai jam operasional kebun binatang hingga pukul 18.00 WIB. Biaya tersebut terbagi untuk Rp 2.500 untuk biaya parkir dan Rp 500 untuk biaya asuransi kendaraan.

Staf Humas Kebun Binatang Ragunan, Wahyudi Bambang Prihantoro, menuturkan pola
Park and Ride yang dimiliki pihaknya secara tidak sengaja diterapkan.

"Mulai seperti itu sejak ada busway saja. Kita tidak secara sengaja menyiapkan parkir untuk para pengguna busway, tapi kita melihat ada sisi positifnya makanya kita beri ruang untuk mereka," katanya.

Dari dua area parkir yang ada di barat dan utara kebun binatang, pihaknya hanya
menyediakan kawasan utara untuk penitipan kendaraan pengguna bus TransJ. Sementara parkir barat kebun binatang khusus untuk para pengunjung.

Area yang memiliki luas sekitar 2 hektare itu, jelas Wahyudi, mampu menampung
sekitar 500 kendaraan roda dua dan 200 kendaraan roda empat. Namun, dari luas area, terlihat masih banyak ruang yang tidak terisi oleh kendaraan yang parkir.

"Segini-gini saja tiap hari, ya sekitar 200 motor. Kalau untuk mobil kebanyakan pengunjung," kata salah seorang petugas keamanan parkir.

Salah seorang pengguna jasa Park and Ride, Johanes Depari (60), mengaku senang dengan adanya jasa penitipan motor. Perjalanan dari Depok menuju ke kantornya di bilangan Jalan Kuningan tak harus bersusah payah di atas motor.

"Bisa capek kalau sampai ke kantor pake motor, belum lagi macet, panas," ujarnya.

Pemotor lainnya, Riri (43), menuturkan alasan penitipan kendaraan di area parkir utara Ragunan. Selain untuk menghindari dari kemacetan jalan raya juga demi keamanan kendaraan.

"Di sini aman dan nggak capek bawa motor sampai Tanah Abang," ujar warga Beji,
Depok ini. (ahy/fay)


Berita Terkait