1000-an Pasien Periksa Kesehatan Gratis di Banda

Jelang Sail Banda

1000-an Pasien Periksa Kesehatan Gratis di Banda

- detikNews
Jumat, 30 Jul 2010 15:32 WIB
Ambon -
Jelang Sail Banda, sejumlah aktivitas kegiatan dilakukan. Termasuk misi kesehatan gratis. Hal ini ditunjukkan personel Satuan Tugas (Satgas) Operasi Bhakti Sosial TNI Angkatan Laut Surya Bhaskara Jaya (SBJ) ke-59 yang berhasil melayani 2000-an pasien secara gratis.

"Satgas Operasi SBJ tiba BandaΒ  dengan menggunakan KRI Soeharso-990 dan rencananya Selasa (27/7/2010) langsung melakukan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat Kamis (29/7/2010)," ungkap Wakil Komandan Satgas Operasi Bhakti SBJ 2010 Kolonel Laut (Kh) Arie Zakaria kepada wartawan di Pelabuhan Yos Sudarso-Ambon, Jumat (31/7/2010).

Dipaparkan, jumlah warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan gratis tiba-tiba membludak melebihi warga yang sudah mendaftar sebelumnya. Akibatnya, kegiatan pelayanan kesehatan gratis itu dilakukan ita lakukan hingga tengah malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun karena kita harus melanjutkan perjalanan ke Ambon maka ada sejumlah pasien yang belum dapat dioperasi kita bawa sambil dilakukan operasi di tengah perjalanan. Nantinya pasien-pasien tersebut akan kembali ke Namlea dengan biaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah," jelasnya.

Arie Zakaria, yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Komando Armada RI Kawasan Timur mengatakan, di antara 1.000-an pasien tersebut, sebagian besar merupakan pasien yang menderita penyakit mata, operasi mata pasien serta bedah umum hernia. "Kita juga membawa 15 pasien untuk menjalani operasi bibir sumbing karena nantinya operasi bibir sumbing akan dilakukan secara terpadu di Ambon," katanya.

Dijelaskan, Kri Soeharso telah melakukan misi kesehatan gratis di sejumlah tempat di Maluku, seperti Kabupaten Buru, Masohi Maluku Tengah, Ambon, dan terakhir di Banda. "Hari ini kita sudah bergabung dengan sejumlah kapal misi kemanusiaan dari negara lain sambil menanti acara puncak Sail Banda, 3 Agustus mendatang," ujar Arie.

Direncanakan, kata Arie, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan meninjau kapal-kapal peserta operasi SBJ termasuk KRI Soeharso-990," jelasnya.

Ditambahkan, khusus untuk pelayanan kesehatan di Pulau Banda, KRI Soeharso-990 dilengkapi dengan ruang chamber. Fasilitas ini untuk penanganan penyakit-penyakit terkait aktivitas penyelemanan.

"Kita juga membawa dokter khusus untuk menangani penyakit-penyakit terkait aktivitas penyelemanan. Sebab nantinya saat kita berada di Pulau Banda bersamaan waktunya dengan merapatnya perahu-perahu layar peserta Sail Banda 2010 Regatta di pulau tersebut," katanya.

Sementara itu, saat melakukan operasi bhakti SBJ di Namlea, Kabupaten Pulau Buru, kata Arie, tim dokter yang terdapat di KRI Soeharso-990 berhasil melakukan operasi persalinan dua pasien. "Kita berhasil melakukan operasi persalinan terhadap dua pasien.

Pasien pertama melahirkan bayi perempuan dengan panjang 55 cm dan diberi nama Navy Budi Suharsih karena dokter yang menanganinya bernama Kapten Laut (K) Budi Harjanto sementara pasien yang satu lagi melahirkan bayi laki-laki.

Sementara itu, Kepala Dinas Potensi Maritim TNI AL Laksma TNI Surya Wiranto mengatakan, negara asing yang terlibat dalam misi kesehatan kemanusiaan ini,Β  adalah kapal rumah sakit Amerika Serikat USNS Mercy (TAH-19) dengan personil medis on board, Angkatan Laut Australia mengerahkan dua kapal Landing Craft Heavy (LCH) sebagai kapal pendukung yaitu HMAS Tarakan dan HMAS Labuan, serta Angkatan Laut Singapura mengerahkan satu kapal LPD RSS Endeavour dengan personel medis on board.

(djo/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads