"Saya rasa motifnya perlu dipertanyakan, apakah itu untuk caper," kata Priyo pada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/8/2010).
Priyo menyayangkan cara yang dipilih Pong untuk mengekspresikan kekecewaanya. Menurutnya, Pong bisa saja menemui pimpinan DPR untuk mengutarakan aspirasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo juga 'menyemprot' pengamanan Pamdal DPR yang kebobolan. "Kok bisa ada pihak-pihak naik sampai puncak gitu tapi kok nggak ketahuan. Bisa naik sampai ke situ? Ini memang gedung rakyat bukan berarti tidak ada aturan," ujarnya.
"Jangan corat-coret, saya yang harusnya simpati kok malah kecewa," kata Priyo.
Meski begitu, Priyo telah memaafkan Pong. Priyo berharap, Pong tidak ditangkap karena aksinya itu.
"Ya dimaafkan saja, tapi kalau memang harus ada proses ya diproses tapi sebentar
saja lalu dimaafkan," katanya. (ken/nrl)











































