Festival Indonesia 2010 Dibuka di Plzen, Ceko

Soft Diplomacy

Festival Indonesia 2010 Dibuka di Plzen, Ceko

- detikNews
Kamis, 29 Jul 2010 19:12 WIB
Festival Indonesia 2010 Dibuka di Plzen, Ceko
Plzen - Festival yang akan berlangsung sampai 2/9/2010 dibuka bersama oleh Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Praha Azis NUrwahyudi dan Direktur Humas Proyek Plzen 2015 Katarina Chabova di alun-alun kota Plzen, 28/7/2010.

Dalam sambutannya, KUAI menyampaikan salam persahabatan dari seluruh rakyat Indonesia dan mengundang warga kota Plzen untuk berkunjung ke Indonesia menikmati budaya tradisional, keramahan penduduk, dan keindahan alamnya.

Secara khusus pemerintah kota Plzen meminta Indonesia mendukung kota tersebut agar dapat terpilih sebagai Ibukota Kebudayaan Eropa 2015, dengan memberi fasilitas dan kesempatan menyelenggarakan berbagai acara kebudayaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama berlangsungnya festival di kota yang terkenal dengan produk minuman bir tersebut, akan digelar berbagai pertunjukan tari tradisional, pameran kain tradisional, pemutaran film, workshop gamelan dan wayang, temu usaha dan pameran produk-produk unggulan Indonesia.

Pembukaan pada hari pertama dimeriahkan dengan pertunjukan Tari Teruno (Yogyakarta), Tari Rantak (Sumatra Barat), Tari Kayau (Kalimantan), Tari Bajidor Kahot (Jawa Barat) dan Tari Condong (Bali).

Menurut penuturan KUAI, para penari adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum UGM dan mahasiswa Hubungan Internasional UPN Veteran Yogyakarta yang tengah mengikuti program pertukaran mahasiswa di Ceko, serta masyarakat Indonesia yang tergabung dalam Sanggar Tari Sekar Melati, Praha.

Sona Cermakova, seorang mantan penerima Beasiswa Darmasiswa, ikut berpartisipasi menjelaskan secara singkat dalam bahasa lokal tentang Indonesia dan tari-tarian yang dipentaskan.

Pada kesempatan langka tersebut para pengunjung dapat menikmati aneka kue jajan pasar dan kopi dari Gayo, Sumatera, yang secara khusus diperkenalkan.

Selain itu pengunjung juga dapat merasakan naik becak yang didatangkan dari Jepara, membeli berbagai suvenir batik seperti baju, taplak meja, bantal, dan tas. Khusus untuk anak-anak disediakan gambar wayang yang dapat mereka warnai.

(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads