"Dengan cara apapun tidak akan bisa mengatasi masalah ini. Masalah ini memang tidak akan pernah selesai. Yang bisa dilakukan cuma ngerem pelan-pelan, jangan berpikir kalau sudah terjadi ya sudah," ujar pengamat transportasi dari ITB, Dr Idwan Santoso kepada detikcom, Kamis (29/7/2010).
Menurutnya, masalah kemacetan Jakarta sudah sampai ke level yang sangat kronis karena kebijakan yang salah. Sebab sejak awal, pembangunan transportasi dititikberatkan pada pembangunan jalan dan tidak berorientasi pada pengembangan transportasi massal.
"Padahal kan ada sekelompok orang yang tidak punya akses kendaraan pribadi, sehingga pasti membutuhkan kendaraan umum. Kalau pengadaan dan pengelolaan kendaraan umum diserahkan kepada pasar, ya tidak akan menyelesaikan masalah," jelas alumnus Imperia College University of London ini.
Dia berpendapat, pengereman masalah bisa dilakukan dengan tiga cara. Pertama, memaksimalkan penggunaan transportasi massal seperti TransJakarta. Kedua, pemaksaan kepada pengguna kendaraan bermotor agar disiplin dan tertib berlalu lintas. Ketiga, percepatan pembangunan angkutan massal. (fay/fay)











































