Hendarman mengetahui rekaman itu berdasar informasi dari Kapolri. "Saya tanya pada Pak Marwan, dari Pak Kapolri katanya ada rekaman, benar nggak? Dia jawab, oh benar Pak ada itu. Menurut jaksa ada Pak," ujar Hendarman sebelum rapat paripurna kabinet di kantor Presiden Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (29/7/2010).
Hendarman bertanya pada Marwan karena saat itu Marwan menjabat Jampidsus yang menangani perkara dugaan percobaan penyuapan pada pimpinan KPK tersebut.
Menurut Hendarman, rekaman itu tidak akan disertakan dalam berkas di Kejagung. Hendarman hanya memastikan rekaman akan dibawa saat sidang.
"Jadi saya nggak dengar sendiri. Itu laporan dari Kapolri dan saya cek di Pak Marwan bahwa itu ada," imbuh dia.
Sebelumnya di Kejagung, Marwan mengaku tidak pernah melihat atau mendengar rekaman tersebut. "Enggak, enggak ada itu (mendengar maupun melihat rekaman)," tutur Marwan.
(nik/nrl)











































