"Tingginya kemacetan tanpa kita sadari bisa menjadi faktor penyimpangan perilaku. Anak mudah marah, jadi tidak patuh pada orangtua, tawuran, malas belajar, dan problem lain," kata Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi.
Hal itu disampaikan Kak Seto dalam diskusi dampak pendidikan dan agama terhadap moral masyarakat di Gedung Energy SCBD, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (29/7/2010).
Menurut Kak Seto, kemacetan juga merupakan suatu tekanan atau menyebabkan stres pada anak. Dari situ bisa mempengaruhi psikologis anak. Stres dapat merusak pembentukan karakter anak-anak.
"Makanya bisa berpengaruh pada pola perilakunya. Itu kerugian yang lebih para daripada kerugian triliunan rupiah," ungkapnya.
(gus/nrl)











































