Para guru tersebut mendatangi gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, dengan berjalan kaki, Kamis (29/7/2010). Sebelumnya mereka berkumpul terlebih dahulu di Masjid Al Markaz Al-Islami.
Para guru ini membawa kain putih sepanjang belasan meter. Kain tersebut digunakan untuk mengumpulkan tandatangan dari masyrakat sebagai bentuk dukungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menganggap pemerintah tidak berpihak pada nasib guru honor dan guru swasta. Kami berharap Presiden SBY memerintahkan bawahannya segera menerima aspirasi kami," ujar Agusman.
Massa pengunjuk rasa ini diterima oleh anggota Fraksi Golkar DPRD Sulsel Kadir Halid. Adik kandung ketua PSSI Nurdin Halid ini berjanji akan meneruskan aspirasi mereka ke tingkat pusat.
Aksi para pendidik ini berjalan damai. Usai berorasi di tangga gedung DPRD, para guru tersebut membakar SK pengangkatan sebagai guru.
(djo/djo)










































