Badai Eddy Ancam Kawasan Pesisir Sumbar

Badai Eddy Ancam Kawasan Pesisir Sumbar

- detikNews
Rabu, 28 Jul 2010 17:14 WIB
Jakarta - Sirkulasi Eddy atau pergerakan angin dengan kemampuan merusak berpeluang kembali terjadi di kawasan pesisir Sumatera Barat (Sumbar) dalam tiga hari ke depan. Sebelumnya, pada Rabu (28/7/2010) dini hari pergerakan angin disertai hujan dengan kecepatan 23-30 knot mengantam sejumlah kawasan di pesisir Sumbar dan menyebabkan sejumlah kerusakan.

Demikian disampaikan Kepala Analisa BMKG Tabing Padang Budi Imam Samiaji kepada detikcom melalui telepon, Rabu (28/7/2010).

"Sirkulasi Eddy terjadi karena adanya perpedaan tekanan udara akibat dari perubahan suhu yang ekstrim dari panas ke dingin. Seperti yang terjadi dinihari tadi, pada siang hari suhu terasa sangat panas dan malamnya sangat dingin. Kejadian serupa masih berpeluang terjadi, warga diminta untuk waspada setidaknya hingga tiga hari ke depan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Budi, badai eddy di kawasan Sumbar juga mengakibatkan naiknya gelombang laut antara pesisir Sumbar dengan Kepulauan Mentawai dengan ketinggian mencapai 2 meter. Di bagian barat Mentawai, kata dia, ombak bahkan mencapai tiga meter dan berstatus bahaya.

Sementara, Manajer Pusat Kendali Operasi (Pusdalops) Ade Edward mengatakan, Sirkulasi Eddy yang terjadi Rabu (28/7/2010) dini hari mengakibatkan puluhan pohon, tiang listrik dan sejumlah bangunan semi permanen rusak.

"Kejadian dinihari tadi berlangsung sekitar satu jam dan mengakibatkan kerusakan ringan di sejumlah tempat. Tidak ada laporan adanya korban jiwa akibat kejadian itu," katanya.

(djo/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads