Sementara 3 digit belakang merupakan inisial namanya, Mohamad Arafat Enanie. Awalnya Kompol Arafat tidak mau mengakui perihal nopol unik ini.
"Saya tidak tahu. Nemu nomor itu asal saja sepertinya mudah diingat. Kalau yang belakang sesuai dengan nama saya," kata Kompol Arafat saat bersaksi untuk Alif Kuncoro, di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Rabu (28/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kompol Arafat. Akhirnya ia mengakui nomor itu sesuai tanggal kelahirannya karena menurutnya tidak pantas polisi mengendarai motor tanpa pelat motor. Pelat motor itu ia buat untuk menjajal moge supermahal tersebut untuk tur ke Bandung namun ditampik Arafat.
"Saya buat di tukang buat pelat nomor. Saya kan polisi. Kalau membawa motor tanpa plat kan tidak baik. Buat dipakai di keliling kompleks saja. Ke Bandung? Enggak lah, saya saja naik motor masih diajari orang Mabua," kilah Arafat.
Pembuatan plat motor palsu tersebut dikarenakan STNK belum keluar. Sebab, baik Alif ataupun Arafat tidak mau namanya tercantum dalam STNK itu.
"Saya dihubungi (oleh Mabua) dan Pak Alif minta atas nama Pak Arafat. Saya jawab, oh itu bukan motor saya, ya atas nama Pak Alif lah kenapa atas nama saya," tukas Kompol Arafat memberi alasan.
Kesaksian polisi berpangkat melati satu itu terkait pemberian motor Harley dari Alif Kuncoro. Menurut jaksa, motor berkapasitas 1.584 cc tersebut sebagai sogokan supaya adik Alif, Imam Maliki tidak dijadikan tersangka oleh Arafat dalam kasus Gayus Tambunan. (Ari/nwk)










































