"Kalau ada polemik terus saya bertanggungjawab, saya minta maaf kepada masyarakat," tutur Hendarman kepada wartawan di Kejagung, Jl Sultan Hasanudin, Jakarta Selatan, Rabu (28/7/2010).
Hendarman merasa pertemuan tersebut turut menjadi perhatian masyarakat umum. Bahkan telah menjadi polemik yang berkepanjangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di dalam tindak lanjut itu terjadi polemik bahwa Jampidsus menerima Hary. Karena polemik itu saya tegur, bukan citra buruk," ucapnya.
Β
Hendarman menyoroti keputusan Amari untuk menemui Hary Tanoe secara langsung. Padahal, menurut Hendarman, Amari bisa meminta anak buahnya untuk mewakilinya. Jika nantinya ada kekeliruan, bisa ditindak.
"Kalau heboh mengambil keputusan dan terima sendiri, tidak usah dia (Jampidsus), cukup perintahkan anak buah. Kalau anak buah keliru baru ditindak. Kalau Anda (Jampidsus yang keliru), terpaksa saya yang menegur," tutur Hendarman.
(nvc/nwk)











































