"Dia bekerja sama majikannya 30 tahun, tapi bawa mobil matic baru 3 jam," ujar Kasatreskrim Polres Jakarta Timur Kompol Nicholas A Lilipaly saat dihubungi wartawan, Rabu (28/7/2010).
Nicholas mengatakan, dari hasil pemeriksaan Mad Hani, ia mengakuΒ salah menginjak pedal karena jarak antara gas dan rem terlalu dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat menabrak, di dalam mobil selain Mad Hani, ada 3 orang, yaitu pemilik mobil Lettu Imam, istri Imam, dan anaknya. Usai menabrak gerai Superhome, ATM BCA, dan 5 pengunjung mal, Mad Hani langsung kabur dari mobil karena takut dipukuli massa.Β Β
Nicholas mengatakan, Lettu Imam saat itu tidak mencegah Mad Hani kabur karena ia fokus menyelamatkan keluarganya. Istri Lettu Imam saat kejadiansempat histeris ketakutan.
"Dia (Lettu Imam) fokus menyelamatkan keluarga. Istrinya juga shock, sempat teriak-teriak," tutur Nicholas.
Nicholas juga membantah jika sebelum insiden naas itu sempat terjadi percekcokan antara Lettu Imam dan Mad Hani.
"Nggak kok, majikan sama dia (Mad Hani) baik banget," ucap Nicholas.
Honda City nyelonong di tengah keramaian mal terjadi pada Sabtu (24/7/2010) malam. Seorang bocah 5 tahun, Dimas, meninggal akibat tertabrak mobil saat berada di sekitar gerai ATM bersama orangtuanya.
Mad Hani yang kabur baru tertangkap Senin (26/7) sekitar pukul 17.00 WIB di rumah anaknya di Cibinong.
(gun/nrl)











































