"Kepada publik kita perlu menyampaikan permintaan maaf," kata anggota Fraksi PAN Teguh Juwarno kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/7/2010).
Menurut Wasekjen DPP PAN ini, pihaknya memang kecewa dengan absensi Ratu. Tapi, ada masalah personal dan partai yang tetap perlu diperhatikan terkait kasus Ratu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait soal permintaan mundur dari Ratu, mantan presenter RCTI ini mengaku belum membahasnya di tingkat partai. Termasuk mencari siapa calon pengganti Ratu.
"Fraksi yang akan membicarakan. Termasuk menanyakan komitmen beliau," tutupnya.
Ratu Munawaroh dalam catatan Biro Persidangan Setjen DPR tidak hadir selama 10 kali berturut-turut tanpa alasan jelas. PAN beralasan, kadernya itu aktif di Pemilukada Jambi dan tengah merawat suaminya yang sakit.
(mad/nwk)











































