Berburu Sinyal Ponsel Hingga Ujung Geladak

Catatan Perjalanan Sail Banda

Berburu Sinyal Ponsel Hingga Ujung Geladak

- detikNews
Rabu, 28 Jul 2010 05:08 WIB
Berburu Sinyal Ponsel Hingga Ujung Geladak
Jakarta - Sinyal ponsel merupakan barang langka di tengah laut. Para peserta pelayaran Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari (LNRPB) pun rela memburu sinyal hingga ujung geladak demi menghubungi orang-orang tercinta.

Biasanya, setiap melintas pulau atau pelabuhan, ada sedikit sinyal ponsel. Para kru kapal biasanya juga berbaik hati mengumumkan soal sinyal lewat pengeras suara.

"Sinyal ponsel on," demikian pengumuman dari kamar anjungan KRI Makassar, Selasa (27/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, begitu ada sinyal, para peserta pun segera naik ke geladak yang terbuka. Emil, salah satunya. Begitu ada sinyal dia langsung memanfaatkan kesempatan ini.

"Saya telepon pacar, keluarga dan teman-teman, pamer lagi ada di kapal," ujar alumnus Universitas Diponegoro Semarang ini, Selasa (27/7/2010).

Sementara Darul, mahasiswa asal Universitas Muhammadiyah Makassar menghabiskan waktu satu jam untuk menelepon pacarnya nun jauh di kampung halaman.

"Tadi hampir satu jam saya telepon. Mumpung ada sinyal," terang pemuda 20 tahun ini.

Seiiring dengan melajunya kapal, sinyal ponsel pun berangsur hilang. Kerinduan pada orang tercinta pun harus ditahan hingga bertemu sinyal ponsel kembali.

KRI Makassar berlayar dari Jakarta hingga Ambon, dalam rangkaian kegiatan Sail Banda 2010. 396 Peserta menempuh rute Jakarta-Makassar-Banda dan Ambon sebelum kembali ke Jakarta. Total waktu yang dihabiskan sekitar 2 minggu lebih. Kapal ini berlayar tanggal 23 Juli dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

(rdf/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads