"Seharusnya presiden tidak menanggapi itu dengan berlebihan," kata Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/7/2010).
Sebelumnya, di sela-sela pencanangan Gerakan Indonesia Bebas Pemadaman Listrik Bergilir di Mataram, Presiden SBY menyebut ada gerakan politik yang saat ini berkampanye keliling Indonesia menjelek-jelekkan pemerintahan. Gerakan itu, kata SBY, mengatakan seolah-olah Indonesia akan hancur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada baiknya presiden menganggap itu sebagai masukan dan kritik yang berarti untuk memberikan kemajuan ke depan. Bukan dengan (pernyataan) seperti itu," kata Pramono.
(lrn/fay)











































