"Dalam rapat tadi malam kami memutuskan pembangunan mall tersebut harus dihentikan karena kami memiliki semangat yang sama dengan parlemen untuk menjadikan ini bagian dari kompleks DPR/MPR. Hari ini kami sudah melakukan penyegelan terhadap seluruh kegiatan pembangunan disana," ujar Foke di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/7/2010).
Menurut Foke, sejak era Bung Karno kawasan tersebut merupakan bagian dari kompleks DPR/MPR. Namun dalam perjalannya, ada beberapa bagian yang diberikan izin khusus sesuai dengan tata peluang yang ada.
Izin khusus itu hanya untuk 20 persen dari seluruh areal kompleks DPR/MPR yang sudah ditentukan.
"Saya ingin peruntukan perizinan tidak berubah, tetap 20 persen untuk
seluruh kawasan ini," tegasnya.
(epi/gun)











































