Menhut Terbantu Tulisan Syaifullah tentang Illegal Logging & Tambang

Wartawan Kompas Meninggal

Menhut Terbantu Tulisan Syaifullah tentang Illegal Logging & Tambang

- detikNews
Senin, 26 Jul 2010 15:30 WIB
Menhut Terbantu Tulisan Syaifullah tentang Illegal Logging & Tambang
Jakarta - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengaku prihatin atas peristiwa meninggalnya wartawan Kompas M Syaifullah di rumah dinasnya. Zulkifli yang selama ini terbantu laporan Syaifullah tentang lingkungan di Kalimantan, meminta polisi mengusut tuntas.

"Kami mengutuk perbuatan keji yang dilakukan kepada wartawan Kompas jika benar dia itu dibunuh. Kami meminta kalau betul itu pembunuhan, aparat Kepolisian harus mengusut tuntas," kata Zulkifli kepada detikcom, Senin (26/7/2010).

Menurut petinggi PAN ini, laporan dan tulisan-tulisan Syaifullah soal penambangan liar dan illegal logging cukup membantu Kemenhut dalam memberantas praktek kotor penambangan dan penebangan liar. Namun dia tidak bisa menduga-duga kematian Syaifullah terkait hasil tulisannya.

"Benar, saya merasa terbantu dengan laporan dan tulisan dia, termasuk foto-foto dia soal illegal logging dan penambangan liar. Saya sudah ke sana (Kalimantan) dengan Satgas, kami menemukan berbagai kasus," paparnya.

Meski tidak kenal secara dekat dengan korban, Zulkifli mengaku sangat kehilangan sosok seperti Syaifullah yang selama ini dinilai sangat peduli pada lingkungan. "Kami terus terang merasa sangat kehilangan, kawan kita ini sangat perhatian sekali dengan lingkungan. Kami merasa berduka cita," kata Zul.

Mantan Sekjen PAN ini membenarkan dalam beberapa bulan yang lalu telah mengirimkan surat dan kunjungan langsung ke Kalimantan atas laporan adanya praktik illegal logging dan illegal mining. Keyakinan Kemenhut ini selain dapat laporan masyarakat juga karena laporan hasil investigasi dari Syaifullah.

"Tentu kami merasa sangat terbantu tulisan dari teman Kompas. Intinya kami minta kasus ini diusut tuntas agar jelas apa sesungguhnya yang terjadi," tegasnya.

(yid/nrl)


Berita Terkait