"Yang sangat penting dilakukan Demokrat adalah bersikap tegas dan tidak kompromi dengan korupsi sedikit apapun. Ini perlu bukti," kata peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Febridiansyah di Jakarta, Senin (26/7/2010).
Pada kasus mantan Bupati Muaro Jambi, As'ad Syam, yang saat ini menjadi anggota DPR, PD beralasan masih menunggu putusan Mahkamah Agung (MA) soal ketetapan As'ad terbukti bersalah. Semestinya PD jangan mengambil sikap kompromi, kalau memang kadernya tersangkut korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikhawatirkan, dengan posisi PD yang sekarang, berkuasa di pemerintahan dan DPR, justru menjadi tempat berlindung para koruptor.
"Bukan tidak mungkin Demokrat menjadi tempat suaka para koruptor," tutupnya.
(ndr/fay)











































