"Sudah ada tim yang dibentuk untuk masalah itu. Ada 2 tahapan. Pertama, adanya penelitan dari kita sendiri, apa kerugian atau dampak dari pencemaran ini. Langkah selanjutnya akan mengelola apa bentuk klaimnya sesuai dengan pencemaran yang terjadi," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa usai menerima peserta pertukaran pelajar di Ruang Pancasila Gedung Kemlu, Jalan Pejambon Raya, Jakarta Pusat, (26/7/2010).
Menurutnya, dari dampak lingkungan tersebut kemudian diajukan klaim dan masalah tersebut telah jernih duduk persoalannya. Lantas, klaim ini akan diajukan ke perusahaan yang bertanggung jawab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta, light crude oil sekitar 64 ton per hari (400 barrel) masih terus keluar dari Montara Well Head Platform yang berjarak 130 mil laut dari pantai utara Australia.
"Saya tidak akan masuk dalam ranah nilai kerugian karena itu di luar dari kita (Kemlu). Prinsipnya, klaim kita telah betul-betul dihormati oleh perusahaan," bebernya.
"Pemerintah Australia pun akan mengklaim ke perusahaan terkait ini. Pemerintah Thailand juga akan memfasilitasi. Jadi memang 3 negara juga memahami," pungkasnya. (asp/fay)











































