Idrus Marham: Mayoritas Anggota DPR Kaya, Potong Gaji Itu Pelecehan

Legislator Pembolos

Idrus Marham: Mayoritas Anggota DPR Kaya, Potong Gaji Itu Pelecehan

- detikNews
Senin, 26 Jul 2010 13:05 WIB
 Idrus Marham: Mayoritas Anggota DPR Kaya, Potong Gaji Itu Pelecehan
Jakarta - Anggota Komisi II DPR Idrus Marham berpendapat sanksi pemotongan gaji bagi anggota Dewan pembolos merupakan pelecehan. Sanksi itu tidak akan membuat legislator rajin.

"Ancaman sanksi pemotongan gaji itu pelecehan. Gaji DPR itu tidak banyak," kata Idrus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/7/2010).

Selain itu, menurut dia, absen jempol jari untuk kehadiran anggota DPR tidak menyelesaikan masalah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita kan sudah gede-gede. Jangan menggunakan pendekatan anak kecil. Jika tidak berbuat manis maka tidak mendapat permen. Mayoritas anggota DPR orang kaya maka dari itu, sanksi pemotongan gaji sama sekali tidak membuat anggota DPR rajin," papar Sekjen Partai Golkar ini.

Dikatakan dia, DPR saat ini melakukan beberapa penyesuaian yang dapat mendukung kehadiran legislator.

"Kami mengurangi pandangan fraksi pada rapat komisi. Kami sadar mekanisme kerja di DPR masih bersifat prosedural. Ke depan, harus diatur kehadiran agar lebih bermakna dan memberikan kontribusi positif. Percuma datang tetapi hanya diam saja," kata Idrus.

(aan/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini