Tak Ada Luka Kekerasan di Tubuh Syaifullah

Wartawan Kompas Meninggal

Tak Ada Luka Kekerasan di Tubuh Syaifullah

- detikNews
Senin, 26 Jul 2010 11:38 WIB
Tak Ada Luka Kekerasan di Tubuh Syaifullah
Jakarta - Polisi Balikpapan menginvestigasi kematian Kabiro Kalimantan Harian Kompas, M Syaifullah (43), yang diduga tidak wajar. Tak ditemukan luka tanda kekerasan di jasad almarhum.

"Di lokasi ditemukan banyak obat-obatan. Ada obat umum dan ada resep dokter," kata Kapolres Balikpapan AKBP Aji Rafik saat dihubungi wartawan, Senin (26/7/2010).

Menurut Aji, polisi selanjutnya akan melakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian Syaifullah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ditemukan luka-luka dan tanda kekerasan di tubuh korban. Itu dicek sama-sama dengan Pemred Tribun Kaltim untuk memastikan kondisi korban," jelasnya.

Jenazah ditemukan tergeletak di ruang tamu rumah kontrakannya, Kompleks Perumahan Balikpapan Baru, Blok S2 No 07, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) sekitar pukul 09.00 Wita.

Menurut Redaktur Pelaksana Kompas, Budiman Tanuredja, berdasar informasi yang didapat Budiman dari rekan-rekan wartawan Tribun Kaltim, tubuh Syaifullah penuh lebam, mulut korban juga penuh dengan busa.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab kematian Syaifullah. Namun, kabar yang beredar di kalangan wartawan, ada kemungkinan Syaifullah diracun. Dugaan ini menguat, karena sebelumnya almarhum menulis tentang centang perenang tak eloknya kasus bisnis batu bara di Kaltim. (gus/nrl)


Berita Terkait