"Hartono akan kita mintai klarifikasi," ujar Jamwas Kejagung, Marwan Effendi saat ditemui di kantornya, Jl Sultan Hasunuddin, Jakarta Selatan, Senin (26/7/2010).
Surat permintaan kehadiran Hartono sendiri sudah dikirimkan pihak Jamwas. Marwan berharap Hartono bisa datang untuk menerangkan kejadian itu.
"Atau dia (Hartono) kirimkan data-data bahwa dia sudah ada tiket atau urus visa jauh sebelum interval waktu penetapan cekal penyidikan itu," papar Marwan.
Marwan mengaku menerima informasi jika Hartono memang rutin mengunjungi anaknya di Australia. Kepergian Hartono juga, lanjut Marwan, sudah direncanakan jauh-jauh hari.
Meski mendapat informasi itu, Marwan akan tetap mengadakan investigasi. Selain Hartono, Hari Tanoe juga direncanakan turut dipanggil.
Hingga saat ini. Jamwas belum bisa menemukan adanya dugaan pelanggaran terkait kepergian Hartono ke luar negeri.
(mok/mad)











































