"Untuk memberikan pelatihan ICU bagi staf medis RS Shifa Gaza, Selain akan menyalurkan bantuan alat-alat medis dan obat-obatan, tim ini juga akan menjemput 10 dokter asal Palestina yang akan menempuh dokter spesialis di Indonesia melalui program beasiswa BSMI," ujar Ketua Umum BSMI, Basuki Supartono, dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (25/7/2010).
Kedelapan relawan yang berprofesi sebagai dokter yang bertolak ke Gaza ini adalah Basuki Supartono (ahli bedah tulang), Prita Kusumaningsih (ahli obstetri dan ginekologi), Agoes Kooshartoro (ahli penyakit dalam), Arief Basuki(ahli anastesi), Arie Soetoto (ahli bedah tulang), Moch Dwi Koryanto (ahli bedah umum), Guguk Sedyofiatno dan Sinta Yudisia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang Nurdiansyah, Mashuri, Ismar Patrizki dan Arya Pandora yang saat ini sudah berada di Rafah.
"Di Rafah, kami akan menjemput 10 dokter Palestina yang mendapatkan beasiswa pendidikan dokter spesialis di empat universitas di Indonesia dari BSMI untuk segera keluar dari Gaza dan mengurus kelengkapan administrasi serta visa belajar dari KBRI di Mesir," ujar Basuki.
(van/anw)











































