Demikian disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief, dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (24/7/2010).
Andi menjelaskan, berdasarkan data yang dikumpulkan pemerhati gempa ITB, Ir Didik Wahju Widjaja, gempa di kawasan Andaman-Nicobar, India, 99 persen diikuti gempa Sumatera. Dan hal itu kembali terbukti pada hari ini. Sekitar pukul 01.36 WIB, terjadi gempa berkekuatan 5,5 SR di Kepulauan Andaman. Selanjuta terjadi gempa 6 SR di kawasan Panyabungan, Sumatera Utara. Gempa terjadi pada kedalaman 10 Km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Data atau informasi ini merupakan hal yang sangat penting. Setiap terjadi gempa di kepulauan Andaman dan Nicobar, bisa kita sebarluaskan untuk menjadi peringatan dini kepada warga Sumatera untuk meminimalisir korban," kata Andi.
(djo/djo)











































