Kementerian PP & PA Akan Minta Penjelasan Komandan Paspampres

Insiden Hari Anak Nasional

Kementerian PP & PA Akan Minta Penjelasan Komandan Paspampres

- detikNews
Sabtu, 24 Jul 2010 12:03 WIB
Jakarta - Pelaku kekerasan terhadap seorang bocah dalam peringatan Hari Anak Nasional diduga oknum Paspampres. Bila benar demikian, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan meminta penjelasan kepada Komandan Paspamres.

"Kami tidak akan sembarangan berkirim surat ke Komandan Paspampres nanti. Kami harus tahu terlebih dahulu kejadian sebenarnya, kronologisnya bagaimana dan apa penyebabnya," kata Deputi Perlindungan Anak Kementerian PP & PA, Y Puspito, di sela Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Anak di Hotel The Akmani, Jl KH Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (24/7/2010).


Terlepas dari siapa pun pelakunya, Puspito sangat menyayangkan penoyoran yang dilakukan terhadap CL. Sebab, anak-anak bukanlah merupakan ancaman terhadap keselamatan presiden.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir sah-sah saja seorang anak tiba-tiba nyolong salaman, karena nggak sempat salaman dengan presiden.Apakah itu ancaman? Kan enggak. Tapi kalau tiba-tiba seorang yang brewok deketin presiden boleh lah curiga. Ini anak kecil," protesnya.

Menurut Puspito, insiden itu telah menodai peringatan HAN. Terlebih, sebelumnya dalam pidatonya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak.

"Apapun alasannya tidak bisa dibenarkan, karena beliau sangat tekankan pentingnya perlindungan anak. Perlindungan itu perlindungan dari tindak kekerasan, dari penelantaran, dari perbuatan jahat, dari mendapatkan hukum yang tidak adil, dan dari tindak kriminal," tutupnya.

(irw/lh)


Berita Terkait