"Kalau memang kenaikannya sebesar itu, maka tidak menutup kemungkinan akan banyak PHK," ujar Ketua APPBI Stefanus Ridwan kepada wartawan saat menggelar jumpa pers di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (23/7/2010).
Menurut Stefanus, berdasarkan data yang dimiliki, total ada 71 mal di seluruh Indonesia yang tergabung dalam APPBI, 10 mal baru beroperasi di atas tahun 2008. Setiap mal dapat menampung 3.500 sampai 7.000 pekerja disesuaikan dengan besaran mal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi seperti ini lanjutnya, sangat tidak kondusif. Tidak hanya mal baru yang terkena imbas, mal-mal yang sudah lama beroperasi juga terkena dampaknya. "Mal yang sudah lama juga sedang berbenah diri agar bisa bertahan," imbuhnya.
Pengelola Blok M Square T Simandjuntak mengatakan, pihaknya merasa keberatan dengan kenaikan tersebut. Karena, banyak pedagang yang justru mengeluhkan bila kenaikan tersebut direalisasikan maka harga barang yang dijual pasti akan mengalami kenaikan.
"Kami pastinya akan menaikan biaya listrik yang pastinya akan membebani mereka," katanya.
Dia melanjutkan, para pedagang mengancam akan melakukan aksi jika PLN tidak mengembalikan kepada tarif TDL. "Mereka mengancam akan melakukan aksi demo," tutupnya.
(did/nwk)











































