Korban Purba Widodo (60) menuturkan, kala itu dirinya yang menggunakan mobil Peugeot, sedang melintas di Jl Tentara Pelajar, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tiba-tiba saja mobil yang dikendarainya dipepet oleh 3 pelaku yang menggunakan dua motor.
Dua orang pelaku turun, lalu mengetuk kaca korban sambil mencak-mencak menuduh korban telah menyerempet temannya sehingga mengalami luka di bagian tangan. Merasa tidak melakukan hal itu korban sempat cek-cok mulut dengan pelaku. Melihat korban lengah, satu pelaku lainnya berusaha mengambil tas korban di kursi belakang mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendengar teriakan pria yang berprofesi sebagai dokter ini, masa yang sedang ramai langsung mengejar pelaku. Karena panik pelaku yang coba melarikan diri malah terjatuh dan menjadi bulan-bulanan warga.
"Pelaku langsung dipukuli warga," katanya.
Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Makmur Simbolon menambahkan, modus pelaku memperdaya korbannya dengan cara menghentikan mobil dengan alasan korban telah menyerempet temannya. Pelaku diduga memang penjahat jalanan yang biasa beraksi di kawasan Jakarta Selatan.
"Pelaku 3 orang, 2 masih kita kejar," imbuhnya.
Setelah kejadian, menurut Makmur, korban yang luka parah sempat dilarikan ke RS Permata Hijau karena lukanya parah terpaksa dibawa ke RS Fatmawati. Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan.
"Korban tewas dalam perjalanan karena luka parah di kepala dan ada bekas luka senjata tajam di paha," tandasnya.
(did/nwk)











































