Militer AS Buka Kerjasama dengan Kopassus, Reformasi TNI Harus Lebih Baik

- detikNews
Kamis, 22 Jul 2010 18:17 WIB
Jakarta - Militer Amerika Serikat (AS) membuka kembali pintu kerjasama dengan Kopassus. Hal ini dinilai sebagai prestasi reformasi TNI yang berjalan baik. Agar kerjasama makin mulus, reformasi di internal TNI harus terus dilanjutkan.

"Saya kira ini harus diapresiasi sebagai keberhasilan politik luar negeri kita," ujar anggota Komisi I DPR dari FPD Max Sopacua kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/7/2010).

Menurut Max, Amerika pernah menjalin hubungan kerjasama dengan Kopassus di era Orde Baru. Namun hubungan diputus sepihak karena TNI dianggap kerap melanggar HAM.

"Kita perlu melakukan kerjasama dengan negara maju di bidang pertahanan keamanan. Kalau kita dianggap melanggar HAM, ya itu kan dulu. Sekarang proses reformasi terus berjalan," terang Max.

Max berharap, TNI khususnya Kopasus menunjukkan jati dirinya yang tidak arogan agar kerjasama terus berlangsung. Dengan demikian kualitas pasukan Indonesia makin kuat.

"Saya kira di bawah pemerintah Presiden SBY kita mendapat apresiasi dari berbagai negara adikuasa. Ini harus digunakan sebagai dorongan reformasi menyeluruh," tutupnya.

(van/yid)