"Korban sedang dalam perjalanan ke kantor (polisi)," kata salah satu penyidik di RS Thamrin Internasional, Salemba, Jakarta, Kamis (22/7/2010).
Sebelumnya korban mengaku takut lapor polisi. Namun polisi menyarankannya untuk tetap membuat laporan agar kasusnya bisa diproses.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban sempat ditodong pisau oleh pelaku yang meminta handphone dan tas. Namun korban berusaha mempertahankan barang-barangnya.
Sementara itu koordinator kelompok keamanan RS Thamrin Internasional Hartarty membantah telah terjadi percobaan perampokan di lift. Dia mengatakan, tidak ada laporan adanya percobaan perampokan atau penyerangan hingga sore ini. CCTV yang ada di koridor RS juga tidak menunjukkan hal yang mencurigakan.
(ken/fay)










































