Menkum HAM Ingin Informasi yang Benar Soal Rekaman Ade-Ari Muladi

Menkum HAM Ingin Informasi yang Benar Soal Rekaman Ade-Ari Muladi

- detikNews
Kamis, 22 Jul 2010 17:07 WIB
Jakarta - Menkum HAM Patrialis Akbar angkat bicara soal rekaman Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja dan Ari Muladi. Dia berharap, masyarakat dan pemerintah mendapat informasi yang benar mengenai rekaman itu dari penegak hukum.

"Karena saya sekarang pemerintah, ya kalaupun mengomentari yang pasti kami ingin informasi yang tepat," kata Patrialis di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/7/2010).

Dia berharap, publik diberikan kepastian mengenai rekaman itu. Apakah benar-benar ada atau diada-adakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir biarlah itu kan (penegak hukum) masih kawan kita. Kami minta polisi dan kejaksaan, karena sama-sama penegak hukum, untuk berkoordinasi supaya jelas," tutupnya.

Hendarman pernah mengucapkan soal rekaman itu saat Raker Kejagung dengan Komisi III DPR pada 9 November 2009 lalu. Saat itu Hendarman dengan tegas menyebutkan ada 64 kali sambungan telepon antara Ari Muladi (tersangka kasus percobaan suap pada pimpinan KPK) yang diminta Anggodo Widjojo untuk membantu kasusnya di KPK, dengan Deputi Penindakan KPK Irjen Ade Rahardja.

Namun keterangan itu bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Kompol Farman dalam persidangan di Pengadilan Tipikor pada Senin 20 Juli, dengan terdakwa Anggodo. Di bawah sumpah, Farman menegaskan rekaman itu tidak ada.
(ndr/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini