"Bukan dioperasi, sekarang teknologinya ada yang baru, ditempelkan sehingga kempes," kata Menkes Sri Endang Sedyaningsih di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (22/7/2010).
Menurut dia, masa kritis Ridho 24 jam pertama saat ini sudah terlewati. Hasilnya tidak ada indikasi untuk dilakukan rawat inap bagi anak Susi Hariani asal Bojonegoro itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musibah akibat ledakan tabung gas bocor ini terjadi pada 24 Maret 2010 dinihari. Waktu itu Susi hendak menyiapkan sarapan dan tidak sadar bahwa terjadi kebocoran gas.
Susi sempat nekat ke Istana Negara untuk meminta bantuan bagi pemulihan anaknya. Dia ingin bertemu Presiden untuk minta tolong bantuan operasi bagi anaknya. Oleh petugas Istana, dia kemudian dibawa ke kantor Pertamina.
(lh/mad)











































