Korban Belum Lapor Polisi karena Takut dan Shock

Perampokan di Lift RS Thamrin

Korban Belum Lapor Polisi karena Takut dan Shock

- detikNews
Kamis, 22 Jul 2010 14:59 WIB
Korban Belum Lapor Polisi karena Takut dan Shock
Jakarta - Korban percobaan perampokan di lift RS Thamrin Internasional mengaku tidak ada saksi yang melihat waktu peristiwa itu terjadi. Korban juga tidak melapor kepada aparat keamanan karena takut.

"Saya belum lapor, saya masih shock dan takut," katanya saat berbincang dengan detikcom, Kamis (22/7/2010).

Korban yang enggan disebut namanya itu mengatakan, saat kejadian dia hanya berdua dengan pelaku di dalam lift tersebut. Saat pelaku meninggalkannya di lift juga tidak ada saksi yang melihatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadiannya cepat dan memang nggak ada orang yang melihat. Saya juga langsung pulang naik taksi dan tidak jadi nengok teman karena shock," kata karyawati sebuah TV swasta ini.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, dia ingin menjenguk seorang temannya yang sedang dirawat di lantai 3 rumah sakit tersebut. Dia naik dari lantai 1.

Korban sempat ditodong pisau oleh pelaku yang meminta handphone dan tas. Namun korban berusaha mempertahankan barang-barangnya.

Sementara itu koordinator kelompok keamanan RS Thamrin Internasional Hartarty membantah telah terjadi percobaan perampokan di lift. Dia mengatakan, tidak ada laporan adanya percobaan perampokan atau penyerangan hingga sore ini. CCTV yang ada di koridor RS juga tidak menunjukkan hal yang mencurigakan.
(ken/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini