"Kalau ada orang ketakutan sampai berdarah, perawat kita akan bantu," kata Hartarty saat ditemui wartawan di RS tersebut, Jl Salemba Tengah, Jakarta Pusat, Kamis (22/7/2010).
Ia mengaku belum mendapatkan laporan dari petugas keamanan lainnya mengenai informasi aksi percobaan perampokan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepastian itu diberikan sesudah dia mengecek lift dan memeriksa CCTV yang dipasang di koridor rumah sakit.
"Saya sampai naik turun lift dan periksa CCTV, tidak ada gambar itu. Intinya, nggak ada apa-apa," tegas Hartarty.
(ahy/nrl)










































