"Supaya rumor ini tidak berkembang ke sana-sini, Badan Kehormatan harus menyelidiki rumor ini. Sudah hampir sebulan rumor ini. Yang seperti ini jangan kemudian menjadi fitnah, harus segera dibongkar" ujar Pram kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/7/2010).
Pram mengaku isu tersebut sangat mengganggu citra DPR. Kalau isu tersebut benar maka sudah pasti citra anggota DPR kembali dipertaruhkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pram juga mendukung usul Wakil Ketua DPR Anis Matta yang meminta KPK menelusuri kasus ini. KPK diharapkan segera menjawab tanda tanya besar yang selalu menyelimuti pembahasan BPIH ini.
"Memang sudah menjadi wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi untuk melakukan pengawasan dan kalau itu bisa dilakukan tentunya baik," tutupnya.
(van/yid)










































