Kriminolog Nilai Pelaku Bernalar Terbatas dan Tidak Normal

Perampokan Bank Mega Syariah

Kriminolog Nilai Pelaku Bernalar Terbatas dan Tidak Normal

- detikNews
Kamis, 22 Jul 2010 07:31 WIB
Kriminolog Nilai Pelaku Bernalar Terbatas dan Tidak Normal
Jakarta - KGSM Zaidan (29) nekat merampok bank Mega Syariah Cabang Pembantu Cideng, Jakarta Pusat, seorang diri dan hanya bersenjatakan belati. Uang ratusan juta sempat digondol sebelum akhirnya polisi meringkusnya dengan menembak kedua kakinya.

Kriminolog dari Universitas Indonesia, Erlangga Masdiana, menilai tindakan Zaidan menunjukkan seseorang yang memilki nalar terbatas.

"Logika normal ada yang salah dengan orang itu. Secara umum dia tidak normal kalau berbuat salah dia pasti merasa bersalah dan melarikan diri atau tindakan lain untuk menyelamatkan dirinya," ujar Kriminolog Universitas Indonesia Erlangga Masdiana saat berbincang dengan detikcom Rabu (21/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, lanjut Erlangga, faktor kecemburuan sosial dan ketidakadilan sosial juga menjadi pemicu pelaku melakukan tindakan di luar batas nalar pelaku kriminal.

"Biasanya faktor ekonomi yang paling berpengaruh. Kemudian diiringi tindakan kekerasan meningkat. Apalagi orang melakukan tanpa ada rasa takut. Hal itu karena pelaku merasa ada ketidakadilan," paparnya.

"Ada juga karena memiliki kepribadian yang berbeda, ada juga budaya masyarakat yang terbiasa melakukan kekerasan dalam masyarakat. Ketika orang tradisional itu masuk ke kota, dia tidak sadar hukum yang berlaku adalah hukum positif," tutupnya.

(mpr/lrn)


Berita Terkait