Kriminolog dari Universitas Indonesia, Erlangga Masdiana, menilai tindakan Zaidan menunjukkan seseorang yang memilki nalar terbatas.
"Logika normal ada yang salah dengan orang itu. Secara umum dia tidak normal kalau berbuat salah dia pasti merasa bersalah dan melarikan diri atau tindakan lain untuk menyelamatkan dirinya," ujar Kriminolog Universitas Indonesia Erlangga Masdiana saat berbincang dengan detikcom Rabu (21/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya faktor ekonomi yang paling berpengaruh. Kemudian diiringi tindakan kekerasan meningkat. Apalagi orang melakukan tanpa ada rasa takut. Hal itu karena pelaku merasa ada ketidakadilan," paparnya.
"Ada juga karena memiliki kepribadian yang berbeda, ada juga budaya masyarakat yang terbiasa melakukan kekerasan dalam masyarakat. Ketika orang tradisional itu masuk ke kota, dia tidak sadar hukum yang berlaku adalah hukum positif," tutupnya.
(mpr/lrn)











































