Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional Dikeluhkan Mahal

Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional Dikeluhkan Mahal

- detikNews
Rabu, 21 Jul 2010 16:55 WIB
Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional Dikeluhkan Mahal
Bali - Masyarakat mengeluhkan mahalnya rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). Kondisi ini dikhawatirkan akan memunculkan kastanisasi pendidikan.

Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh usai membuka Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional XIII di GOR Lila Buana, Jl Melati, Denpasar, Bali, Rabu (21/7/2010).

Nuh mengakui, telah mendengar keluhan tentang maraknya pungutan yang mencapai Rp 300-500 juta yang dibebankan kepada siswa yang akan masuk ke RSBI.

Ia berharap, lembaga pendidikan yang melaksanakan RSBI tidak menciptakan kastanisasi pendidikan. Untuk itu, ia berharap RSBI tidak memungut biaya yang sangat mahal saat proses rekrutmen siswa.

"Jangan berperilaku primordial. Dengan memungut biaya besar itu justru
membuat pengkastaan dalam dunia pendidikan," katanya.

Terkait hal itu, pemerintah sedang mengevaluasi kebijakan pelaksanaan RSBI. Ada empat parameter evaluasi, yakni prestasi akademik yang dihasilkan, persyaratan dasar RSBI, akuntabilitas keuangan, dan proses rekrutmen siswa. Evaluasi diperkirakan kelar pada Agustus 2011 sehingga bisa diterapkan pada tahun ajaran 2011-2013.
(gds/nik)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads